Saturday, June 12, 2010

PEMBANGUNAN BERDIMENSI KERAKYATAN

Pembangunan Berdimensi Kerakyatan

Perspektif /Model Agropolitan dalam Pembangunan Pertanian
Latar Belakang Pendekatan Agropolitan adalah masyarakat- masyarakat yang berpenduduk padat yang mempunyai cirri profil perkembangan social yang rendah, laju pertambahan penduduk yang tinggi, industrialisasi berbasis kota yang baru dimulai, tingkat ketergantungan eksternal yang tinggi, serta indeks- indeks ketimpangan yang semakin meningkat. Masyarakat- Masyarakat seperti ini banyak ditemui di Asia dan bagian-bagian dari Afrika.

Tujuan tingkat pertama dari pembangunan hendaknya adalah :
a. Pemenuhan kebutuhan pokok; bahwa pembagunan hendaknya diorganisasikan menurut basis territorial,
b. Masalah-masalah produksi dan disrtibusi hendaknya dipecahkan secara bersama-sama.
c. Basis sumber daya bagi pengembangan tenaga-tenaga produksi harus terus menerus diperluas.

Unsur-unsur pertama dari pendekatan agropolitan meliputi :
1. Persyaratan dasar bagi realisasinya
2. Kerangka kerja territorial
3. Perluasan produksi
4. Peranan Negara


1. Persyaratan dasar bagi realisasinya
a. Penutupan territorial secara selektif
Adalah suatu cara untuk keluar dari fanatisme atas efesiensi pertuimbuhan dan merupakan perwujudan keyakinan akan kemampuan rakyat untuk mengarahkan kekuatan-kekuatan evolusi mereka sendiri.
Penutupan territorial secara selektif tidak bersandar pada bantuan dan invesati dari luar, melibatkan masa di dalam pembangunan memulai suatu proses belajar social, menganekaragamkan produksi, serta menghimpun sumberdaya-sumberdaya. Hal ini berarti belajar mengutamakan kepentingan territorial.

b. Komunalisasi sumberdaya tanah dan air
Adalah kekuasaan untuk mnentukan pemakaian utama dan pembagian tanah dan air terletak pada komunitas territorial yang bersangkutan. Dalam kebanyakan masayarakat petani, hal ini merupakan prkatek kuno, yang bekas- bekas dapat ditemukan hingga sekarang, contohnya dalam tradisi Ejido dari pribumi Meksiko.
Komunalisasi menegaskan dalam hal kondisi-kondisi distribusi dasar bagi kelangsungan kepentingan komunitas menjadi prioritas utama, sementara individu mencari hasil- hasil jangka pendek sedangkan komunitas territorial harus menjamin kelangsungan hidup jangka panjang.

c. Pemerataan akses atas basis untuk akumulasi kekuasaan social
Kekuasaan social adalah sebagai suatu sumberdaya yang mampu meningkatkan perasaan individu akan potensi. Bila akses pemakaian kekuasaan social tidak merata maka kekuatan kelompok yang sedikit cendrung untuk mendominasi yang banyak dan bila merata maka hubungan kerjasama lebih setara.

Basis bagi akumulasi kekuatan social :
• Aset produktif dalam tanah,air, dan peralatan
• Sumberdaya keuangan
• Informasi yyang relevan
• Pengetahuan dan keterampilan
• Organisasi social dan politik

2. Kerangka kerja territorial
Distrik-distrik agropolitan adalah satuan-satuan kecil yang mempu menyediakan kebutuhan - kebutuhan pokok dari para penghuninya dengan hanya sedikit transfer sumberdaya penting dari luar, Sebaliknya pada tingkat tertentu mampu mentransfer produk atau sumberdayanya keluar yang berarti surplus.

a. Perluasan produksi
Azas yang mendororng swadaya dalam pengelolaan ekonomi wilayah dan mengandung esensi bahwa :
1. Pembangunan hendaknya bertujuan menganekaragamkan perekonomian wilayah
2. Pembangunan hendaknya ditujukan pada pengembagan sumberdaya fisik yang maksimum sesuai dengan asas-asasa pelestarian
3. Pembangunan hendaknya mendorong perluasan pasar kawasan dan antar kawasan (dalam negeri)
4. Pembangunan hendaknya didasarkan sebanyak mungkin pada asas membiayai diri sendiri
5. Pembangunan hendaknya meningkatkan proses belajar social.

b. Penganekaragaman perekonomian territorial
1. Pengembangan sumberdaya fisik yang maksimum sesuai dengan asas pelestarian sustainable development
- Artinya sumberdaya pokok wilayah agropolitan adalah tanah dan air.
- Penggunaan kedua sumberdaya tersebut (tanah dan air) harus diseimbangkan dengan upaya
konservasi sehingga lestari dan sustainable.
- Dimensi pembaguna berkelanjutan terdiri atas keberlanjutan ekologis,pembagunan social, dan keadilan dan pertumbuhan ekonomi.
2. Perluasan pasar wilayah /kawasan dan antar wilayh /kawasan (dalam negeri)

3 comments:

Anonymous said...

hahahahaha
ternyata blog ipud nan basobok

bg kan mancari tugas MK konsep n etika agribisnis , , eh ternyata ado dalam blog pud
hehehe

Anonymous said...

hahaha,,,
punyaaa icaaik ternyataaa!!!

mantaaap icaaik,,,,

atihhhh,,,

Anonymous said...

hahahha...
blog isad yang tabukak mah...
babayo yeeh,,,

lanjutkan sad....
amaik

Post a Comment

Copyright © 2012 by : SAD_118- AGRIMANIAX.BLOGSPOT.COM
Template by : kendhin x-template.blogspot.com